Senin, 14 September 2015

INTERNET OF THINGS


INTERNET OF THINGS

  1. Pengertian Internet of Things
Interaksi antara manusia dengan manusia sudah sangat biasa sejak zaman dahulu kala. Interaksi antara manusia dengan mesin sudah biasa pula, sejak adanya penemuan teknologi seperti komputer atau gadget devices lainnya. Namun, pernahkah Anda bayangkan bagaimana jika mesin bisa berinteraksi dengan mesin? Inilah yang disebut dengan internet of things. 
"Menurut analisa McKinsey Global Institute, internet of things adalah sebuah teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan mesin, 11 peralatan, dan benda fisik lainnya dengan sensor jaringan dan aktuator untuk memperoleh data dan mengelola kinerjanya sendiri, sehingga memungkinkan mesin untuk berkolaborasi dan bahkan bertindak berdasarkan informasi baru yang diperoleh secara independen." 
"Sedangkan menurut Wikipedia, internet of things adalah interkoneksi yang unik antara embedded computing devices dalam infrastruktur internet yang ada. Sebuah publikasi mengenai Internet of things in 2020 menjelaskn bahwa internet of things adalah suatu keadaan ketika benda memiliki identitas, bisa beroperasi secara intelijen, dan bisa berkomunikasi dengan sosial, lingkungan, dan pengguna." 
Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa internet of things membuat kita membuat suatu koneksi antara mesin dengan mesin, sehingga mesin-mesin tersebut dapat berinteraksi dan bekerja secara independen sesuai dengan data yang diperoleh dan diolahnya secara mandiri. Tujuannya adalah untuk membuat manusia berinteraksi dengan benda dengan lebih mudah, bahkan supaya benda juga bisa berkomunikasi dengan benda lainnya. Teknologi internet of things sangat luar biasa. Jika sudah direalisasikan, teknologi ini tentu akan sangat memudahkan pekerjaan manusia. Manusia tidak akan perlu lagi mengatur mesin saat menggunakannya, tetapi mesin tersebut akan dapat mengatur dirinya sendiri dan berinteraksi dengan mesin lain yang dapat berkolaborasi dengannya. Hal ini membuat mesin-mesin tersebut dapat bekerja sendiri dan manusia dapat menikmati hasil kerja mesin-mesin tersebut tanpa harus repot-repot mengatur mereka.

2. Cara Kerja IoT
Cara Kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapa pun.Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung. Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun jaringan komunikasinya sendiri, yang dimana jaringan tersebut sangatlah kompleks, dan memerlukan sistem keamanan yang ketat. Selain itu biaya yang mahal sering menjadi penyebab kegagalan yang berujung pada gagalnya produksi.
3. Pembagian Sektor Internet of Things
Diagram di atas merupakan diagram M2M/IoT yang di kemukakan oleh Beecham Research's dengan sektor yang sangat luas yang dibagi menjadi 9 bagian yaitu:

Sektor Pembangunan

Sektor Pembangunan ini diatur dalam Komersial / Kelembagaan, meliputi toko-toko dan supermarket, gedung perkantoran dan departemen pemerintah, dan segmen industri, meliputi bangunan pabrik, dan perumahan. Perangkat yang kemudian dapat dihubungkan untuk memberikan pelayanan kepada pengguna termasuk HVAC, kontrol akses, manajemen pencahayaan,sensor kebakaran, sistem keamanan dan lain-lain yang berada di gedung-gedung dan fasilitas di kedua segmen. Layanan ini dibangun untuk mengotomatisasi dan bereaksi terhadap kondisi lingkungan.

Sektor Energi

Sektor Energi diatur ke dalam tiga segmen pasar:
  1. Pasokan / Permintaan, yang meliputi pembangkit listrik, transmisi / distribusi, kualitas daya dan manajemen energi. Meliputi pembangkit listrik dari sumber-sumber tradisional - bahan bakar fosil, hidro dan nuklir.
  2. Alternatif, meliputi sumber baru termasuk sumber energi terbarukan seperti cahaya, angin, pasang serta elektrokimia.
  3. Minyak / Gas, yang terdiri dari aplikasi dan perangkat yang digunakan untuk mengekstrak dan mengangkut komoditas ini. Meliputi rig, derek, kepala sumur, pompa dan pipa.

Sektor Rumah Tangga

Sektor rumah tangga saat ini beragam dan cepat berubah, disusun dalam tiga segmen pasar:
  1. Infrastruktur, meliputi kabel, akses jaringan dan manajemen energi rumah
  2. Kesadaran / Keamanan, meliputi keamanan dan alarm kebakaran rumah, pemantauan lansia (tidak klinis) dan anak-anak.
  3. Kenyamanan / Hiburan, meliputi pengendalian iklim, manajemen pencahayaan, peralatan dan hiburan
Oleh karena itu sektor ini sekarang mencakup eReaders, photoframes Digital, Game konsol serta Cincin / pengering dan Alarm Rumah.

Sektor Kesehatan

Sektor kesehatan meliputi telemedicine, rumah jompo, dan perawatan kesehatan di rumah termasuk pemantauan jarak jauh. Misalnya alat pacu jantung jantung ditanamkan untuk orang tua (klinis). Aplikasi ini memberdayakan pasien dan dokter sama untuk melakukan penelitian yang lebih baik dan pilihan pengobatan. Sektor ini kemudian juga melacak peralatan Lab, seperti sentrifus, inkubator, freezer dan peralatan tes darah. Ini mencakup segmen berikut:
  1. Perawatan meliputi Rumah Sakit, ER, Ponsel POC, Klinik, dll.
  2. Dalam vivo(berasal dari Spanyol: vivo[vivo, "hidup"]) / rumah meliputi Implan (pacu jantung, dll), Sistem Pemantauan Rumah.
  3. Penelitian yang meliputi Penemuan Obat, Diagnostik dan peralatan Lab.

Sektor Industri

Sektor Industri mencakup pemantauan dan pelacakan aset, yang melibatkan pemantauan diskrit aset atau perangkat untuk memastikan kinerja uptime, kontrol versi, dan analisis lokasi untuk berbagai proses industri pabrik. Proses ini tersegmentasi sebagai berikut:
  1. cairan
  2. Konversi / Diskrit meliputi tank, fabrikasi, perakitan / kemasan.
  3. Distribusi meliputi infrastruktur / rantai persediaan.
  4. Sumber Otomasi meliputi pertanian, irigasi, pertambangan, gudang, pabrik / tanaman.

Sektor Transportasi

Sektor Transportasi dibagi menjadi tiga segmen utama:
  1. Kendaraan. Ini termasuk kendaraan telematika, pelacakan dan komunikasi dengan mobil, truk dan trailer. Kendaraan telematika kemudian memungkinkan layanan seperti navigasi, diagnostik kendaraan, dan pencarian kendaraan yang dicuri. Daerah yang berhubungan dengan kendaraan lainnya termasuk off-highway (misalnya konstruksi, pertanian)
  2. Non-Kendaraan. Transportasi non-kendaraan termasuk pesawat, kereta api, kapal / perahu dan kontainer
  3. Sistem Transportasi. Transportasi Sistem mencakup layanan informasi untuk penumpang , skema pembayaran jalan, skema parkir, terutama di kota-kota.

Sektor Perdagangan

Sektor perdagangan yang meliputi sistem jaringan dan perangkat yang memungkinkan pengecer untuk memiliki peningkatan visibilitas rantai pasokan, konsumen dan mengumpulkan informasi produk, meningkatkan kontrol persediaan, mengurangi konsumsi energi, dan penelusuran aset dan keamanan. Ini termasuk angka penjualan peralatan, Mesin penjual (makanan / minuman, rokok, produk bernilai tinggi seperti CD),alat pembayaran parkir, Peralatan (pompa bensin, pencuci / pengering, pendingin, pembersih mobil) Layanan, Hiburan (mesin game, sistem suara) dan Signage / tampilan (billboard, display) serta sistem RFID (penandaan barang), dll. Sektor ini dibagi menjadi tiga segmen utama:
  1. Toko, meliputi supermarket, pusat perbelanjaan, serta situs toko tunggal dan pusat distribusi.
  2. Perhotelan meliputi hotel, restoran, bar, kafe dan klub.
  3. Khusus meliputi SPBU, game, bowling, bioskop, konser, balap, dan pameran.

Sektor Keamanan

Sektor Keamanan Publik sangat luas dan dibagi menjadi lima segmen:
  1. Layanan darurat, meliputi polisi, pemadam kebakaran, jasa ambulans serta kerusakan mobil dan layanan pengaturan. Ini termasuk unit gawat darurat.
  2. Infrastruktur Publik, meliputi pemantauan lingkungan termasuk dataran banjir, instalasi pengolahan air. Hal ini berkaitan dengan iklim dan meteorologi.
  3. Pelacakan meliputi manusia (pekerja mandiri, parolees, dll), hewan, pengiriman dan pos, kemasan dan pelacakan bagasi.
  4. Peralatan meliputi senjata militer, kendaraan militer, kapal, pesawat dan peralatan lainnya.
  5. Pengawasan, meliputi pengawasan tetap (CCTV, Kamera Kecepatan) serta keamanan militer dan radar / satelit.

Sektor Teknologi dan Jaringan

Sektor ini dibagi menjadi dua segmen utama:
  1. Jaringan perusahaan, meliputi peralatan kantor seperti mesin fotokopi, printer, mesin cap serta pemantauan jarak jauh PBXs, IT / komponen pusat data dan komponen jaringan pribadi.
  2. Jaringan publik termasuk infrastruktur pembawa seperti menara selular, pusat data publik, sistem pasokan listrik dan penyejuk ruangan. Kategori ini berbeda dari manajemen fasilitas di sektor pembangunan.
4. Metode dan Pengimplementasian
  • Metode yang digunakan oleh Internet of Things adalah nirkabel atau pengendalian secara otomatis tanpa mengenal jarak. Pengimplementasian Internet of Things sendiri biasanya selalu mengikuti keinginan si developer dalam mengembangkan sebuah aplikasi yang ia ciptakan, apabila aplikasinya itu diciptakan guna membantu monitoring sebuah ruangan maka pengimplementasian Internet of Things itu sendiri harus mengikuti alur diagram pemrograman mengenai sensor dalam sebuah rumah, berapa jauh jarak agar ruangan dapat dikontrol, dan kecepatan jaringan internet yang digunakan. Perkembangan teknologi jaringan dan Internet seperti hadirnya IPv6, 4G, dan Wimax, dapat membantu pengimplementasian Internet of Things menjadi lebih optimal, dan memungkinkan jarak yang dapat di lewati menjadi semakin jauh, sehingga semakin memudahkan kita dalam mengontrol sesuatu.
  • Pengimplementasian Internet of Things terwujud dalam produk Speedy Monitoring. Produk ini diluncurkan oleh PT Telkom guna menangkap, merekam, dan memonitor suatu ruangan atau area tertentu dengan menggunakan IP Camera yang terhubung ke jaringan Speedy. Kelebihan produk ini adalah kita dapat mengakses hasil monitoring kamera dan memanajemen sistem ini melalui web browser. Baik melalui desktop maupun mobile phone. Keistimewaan dari produk Speedy Monitoring adalah tersedianya media penyimpanan yang ditangani secara terpusat sehingga kita hanya perlu menyediakan kamera dan tak perlu repot lagi dengan urusan penyediaan tempat penyimpanan data dan penyediaan server. Dapat mengawasi dan mengontrol suatu tempat dan keadaaan saat kapanpun dan dimanapun adalah idaman. Tentunya dengan IOT mempermudah kita mengawasi dan mengontrol apapun tanpa terbatas jarak dan waktu (online monitoring), termasuk memonitor keadaan rumah (home monitoring). Jika Home Monitoring dapat dilakukan dengan mudah, setiap waktu, dan dari media akses apapun tentunya kita akan merasa aman dan nyaman meninggalkan rumah apalagi dalam jangka waktu yang lama. Maka dari itu dengan Internet of Things kita dapat mengendalikan segala sesuatu melalui sebuah perangkat dan mempermudah dalam melakukan segala aktivitas.

5. Manfaat IoT
Banyak manfaat yang didapatkan dari internet of things. Pekerjaan yang kita lakukan menjadi cepat, mudah, dan efisien. Kita juga bisa mendeteksi pengguna dimanapun ia berada. Sebagai contoh barcode yang tertera pada sebuah produk. Dengan barcode tersebut, bisa dilihat produk mana yang paling banyak terjual dan produk mana yang kurang diminati. Selain itu dengan barcode kita juga bisa memprediksi produk yang stoknya harus ditambah atau dikurangi. Dengan barcode kita tak perlu susah – susah menghitung produk secara manual. Contoh lain saat kita pergi ke Singapore. Jika kita ingin bepergian menggunakan transportasi umum seperti MRT atau bis kita cukup menggunakan atau membeli EZ-link card. EZ-link card biasanya dipakai oleh para wisatawan yang mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa transportasi yang telah digunakan. Sedangkan warga negara Singapore sendiri menggunakan KTP ataupun kartu pelajar sebagai alat membayarnya. Cara ini lebih efisien dan cepat ketimbang kita menggunakan uang tunai. Jika kita menggunakan uang tunai, kita masih harus mengantri untuk membayar, belum lagi jika kita membayar dengan nilai nominal uang besar, kita harus menunggu untuk mendapatkan uang kembalian kita.

6, Aplikasi dari Internet Of Things

Pemantauan jarak jauh 
adalah salah satu jenis internet of things yang paling sering ditemukan. Caranya adalah dengan meletakkan sensor pada suatu benda yang ingin kita pantau, dan sensor tersebut kita koneksikan dengan internet. Dengan demikian, kita dapat memperoleh apa saja yang kita butuhkan dari sensor, dan memantaunya dari jarak jauh dengan jaringan internet, bahkan bisa langsung kita pantau dari handphone kita. Salah satu contohnya adalah FedEx’s SenseAware yang memungkinkan kita untuk memantau barang yang kita kirim sudah sampai mana dan bagaimana kondisinya. Kita hanya perlu meletakkan perangkat ini ke dalam paket yang akan kita kirim. Perangkat ini meliputi sensor Global Positioning System (GPS), sensor temperatur, sensor cahaya, sensor kelembaban, dan sensor tekanan udara, yang dapat memberikan kita data secara spesifik bagaimana kondisi paket yang sedang kita kirim. Perangkat ini tentu sangat bermanfaat untuk perusahaan yang memiliki supply chain yang panjang dan kompleks. 

6. Ulasan Tentang Internet of Things
Pada era kemajuan teknologi saat ini evolusi internet telah berkembang dan menjadi evolusi baru. Evolusi baru tersebut adalah telah hadirnya Internet of Things. Internet of Things telah mengubah segalanya, dari interaksi antara manusia dengan mesin sampai interaksi mesin dengan mesin. Internet of Things menciptakan sebuah sistem yang terpadu dan dapat diakses dimana saja. Penerapannya pun tidak terbatas. IoT merupakan ranah baru yang tentunya akan sering kita dengar di tahun-tahun sekarang hingga mendatang. Potensi IoT akan menambah infrastruktur yang semakin memadai untuk Indonesia mendatang. Berikut contoh video tentang penerapan IoT:




blog teman yg dikomentari:

http://ameliaamandaa.blogspot.com/
http://piasifa.blogspot.co.id/
http://saputeles.blogspot.co.id/
http://elvanindaldila.blogspot.co.id/
http://adipratikto.blogspot.co.id/



Referensi:
https://rnctech.files.wordpress.com/2015/01/internet-of-things-dan-embedded-system-untuk-indonesia-oleh-richard-nathaniel-chandra.pdf
http://teknojurnal.com/definisi-internet-of-things/
https://id.wikipedia.org/wiki/Internet_of_Things
http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2015/05/apa-itu-iot-internet-of-things.pdf










Selasa, 08 September 2015

Tugas Sistem Informasi Lanjutan : Literasi Tentang E-business

E-BUSINESS
1.1 Pengertian E-business
Banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan internet. Berikut ini adalah beberapa di antaranya: 
a. E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002) 

b. E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen. (Sid L. Huff, dkk. 2000. Cases in Electronic Commerce. McGraw-Hill) 

c. Penggunaan internet dan teknologi digital lainnya untuk komunikasi, koordinasi, dan manajemen organisasi. (Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. 2001. Esssentials of Management Information Systems: Organization and Technology in Networked Enterprise. Prentice Hall) 

d. E-business adalah mengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi proses bisnis yang dilakukan. Bentuk e-business yang paling mudah terlihat adalah pembelian barang secara online baik retail maupun grosir. (Samantha Shurety.1999. E-business with Net.Commerce. Prentice Hall) 

e. Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole. 2000. E-business – Just What is It? http://ebusiness.about.com/industry) 

f. Menghubungkan sistem teknologi informasi tradisional dengan internet akan menjadi sebuah e-business. (Daniel Amor. 2000. The E-business Revolution. Prentice Hall) 

g. E-business adalah mengelola bisnis di internet yang terkait dengan pembelian, penjualan, pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan bisnis. Istilah e-business pertama kali digunakan salah satunya oleh IBM pada tahun 1997. (SearchCIO.com) 

h. Perusahaan di internet; Penggunaan internet untuk pengelolaan bisnis misalnya untuk menghubungkan dengan konsumen, supplier, pekerja, dan rekan bisnis.; Perusahaan yang menggunakan teknologi internet. (MSN Encarta). Definisi e-business secara sederhana adalah penggunaan internet untuk berhubungan dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier. Penggunaan internet menyebabkan proses bisnis menjadi lebih efisien.

E-business dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu:
1.      Customer Relationship Management (CRM)
Strategi bisnis dari layanan dan sofware yang didesain untuk meningkatkan keuntungan , pendapatan dan kepuasan pelanggan. 
2.      Enterprise Resource Planning (ERP)
Strategi bisnis dari system informasi perusahaan yang digunakan untuk koordinasi Sumber daya, informasi yang digunakan untuk proses bisnis.
3.      Enterprise Application Programs (EAI)
Merupakan konsep integrasi berbagai proses bisnis yang memungkinkan antar perusahaan saling bertukar data berbasis message. EAI berfungsi sebagai penghubung ERP dengan SCM atau ERP dengan CRM. 
4.      Supply Chain Management (SCM)
Strategi Manajemen rantai suplai yang secara otomatis terkomputerisasi. SCM menyangkut hubungan antara perusahaan dengan supplier.

1.2 Contoh Perusahaan yang menggunakan E-business diIndonesia:
Contoh Perusahaan yang sudah menggunakan E-Business di Indonesia:
• www.kaskus.us website ini awalnya adalah sebuah forum yang usernya berkumpul untuk membicarakan ketertarikan masing-masing. Untuk lebih memudahkan mereka, kaskus juga memberikan transaksi online yang mudah, yang dinamakan “kaskus epay” , sehingga hal ini menjadikan kaskus salah satu perusahaan yang mengimpelentasikan kegiatannya dengan e-business.

• www.olx.co.id webstite ini menyediakan penjualan online yang mudah dalam hal transaksi, barang-barang yang dijual juga banyak kategorinya. Perusahaan ini dinilai sudah menggunakan e-business karena untuk dapat membeli barang mereka perlu adanya transaksi secara online.

• www.airasia.com Melalui AirAsia.com, maka customer hanya perlu mengakses situs dari AirAsia.com untuk melakukan reservasi tiket pesawat, bahkan lebih jauh lagi, mereka dapat melakukan reservasi untuk hotel dan berbagai paket menarik yang ditawarkan oleh AirAsia.com.


1.3. Ulasan Tentang E-business
E-business bukan hanya pemasaran, pembelian dan penjualan melalui internet tapi juga dapat meningkatkan kinerja dalam bisnis melalui konektivitas bertujuan meningkatkan pelayanan dan mengurangi biaya. Dengan E-business kita dapat menghilangkan segala perbedaan waktu global maupun wilayah geografis. Selain itu dalam e-business peningkatan kinerja sistem perusahaan dapat lebih baik. Sasaran dari kegiatan e-business adalah pasar. Secara elektronis sering disebut market/marketing. E-business market/pasar ini menyimpan peluang yang besar dan omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis. Dalam dunia bisnis kita dapat memberikan keuntungan dan mendapatkan pelayanan yang lebih baik,fleksibilitas,integrasi atau efisiensi dalam peningkatan produktivitas terhadap proses bisnis yang kita jalani. Peranan E-business Supply-Chains Management sangat besar karna untuk mengatur rantai pasokan dan juga dapat bersaing dengan competitor/para pebisnis lainnya untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan pada perusahaan tersebut.

Blog Teman yang Dikomentari:


Referensi:
http://f4isall.blogspot.com/2013/05/hubungan-e-business-dengan-e-government.html?m=1
http://apasihmaumu.blogspot.com/2013/10/pengaruh-strategi-e-business-pada.html
http://mochazmcpower.blogspot.co.id/2012/06/pengertian-dan-konsep-e-business.html
http://kharissaja13.mhs.narotama.ac.id/files/2014/03/Penerapan-E-business.pdf


Manajemen Informatika - Program Diploma Institut Pertanian Bogor http://ipb.ac.id